Pages

Cara Mengetahui Kelebihan dan Kelemahan CDI AC dan DC

Cara Mengetahui Kelebihan dan Kelemahan CDI AC dan DC

Cara Mengetahui Kelebihan dan Kelemahan CDI AC dan DC

Sahabat Otomotif, Sudahkah kalian tahu kelebihan dan kelemahan tipe CDI mu sendiri. Dari sekian banyak sepeda motor yang lalu lalang disekitar kita ada yang menggunakan sistem pengapian AC dan ada juga yang menggunakan sistem pengapian DC.Mari kita cari tahu apa kelemahan dan kelebihan CDI AC dan DC.

Apakah kalian tahu AC dan DC?Sebelum kita mengarah ke topik utama patut kita tahu tentang dasarnya dulu.Seperti Arus AC dan DC ini,jika yang sudah mengetahuinya langsung melompat ke paragraf selanjutnya saja.

1.AC (Alternating Current) 
Rangkaian Spull
Spull

Atau bisa disebut arus bolak-balik dimana arus yang dikeluarkan tidak tetap /berubah-ubah besar dan arahnya.Seperti contoh kelistrikan rumah
2.DC (Direct Current)
Atau bisa disebut arus searah dimana arus yang dikeluarkan tetap dan tidak berubah-ubah biasanya arus ini sering diapliasikan untuk pengisian dan penyimpnan daya seperti Baterai dan AKI. 
Jadi sekarang dasar dari arus AC dan DC sudah tahu kan ?
Sekarang mari kita berpindah ketopik CDI AC dan DC. Pada dasarnya semua komponen otak pengapian tiu sama yaitu mampu mengalirkan listrik ke koil agar mampu membakar campuran bahan bakar dan udara secara efisien. Walaupun sekarang banyak pengembangan tentang CDI tapi semua pengembangan pasti ada kelemahan dan kelebihanya seperti:

A.CDI AC (CDI arus bolak-balik)
Kelebihan
    -Menggunakan arus yang berasal langsung dari spull CDI.
    -Terdapat spull CDI sendiri untuk mengalirkanya ke CDI.
    -Komponen tak berhubungan dengan sistem pengisian.
    -Kemungkinan rusak dalam jangka lama.
    -Harganya pun lebih murah.
Jenis motor yang menggunakan CDI AC yaitu Honda Grand,Supra, Atrea 800, Legenda, Supra Fit, NSR-SP, Yamaha Alfa, Force 1, RX-S, RX-K, RX-Z, Crypton, Suzuki Tornado GS, GX, Bravo, Crystal, RG-R dan Kawasaki Kaze.

Kelemahan
    -Arus yang tidak tetap atau berubah-ubah membuat mesin bekeja lebih keras.
    -Arus yang keluar tergantung putaran mesin jika putaran mesn rendah pengapianya pun   kecil.
    -Sering sekali kawat elmail di spull terbakar karena panas yang berlebihan.
    -Menggunakan kawat elmail kecil yang riskan terbakar berbeda dengan CDI DC

B.CDI DC (CDI arus searah)
 Kelebihan
    -Menggunakan arus searah yang berasal dari aki.
    -Arus yang keluar diputaran rendah tetap maksimal.
    -Spull jarang mati karena kawat elmail yang lebih besar dari spull cdi walaupun sama kualitasnya.Tapi hambatanya lebih kecil.
Jenis motor yang menggunakan CDI DC yaitu Honda Kirana,Sonic 125,Karisma,Supra 125,Megapro,Gl-Pro Neo tech,Beat,Spacy,CBR,Suzuki Shogun 110,Shogun 125,Smash,Satria F,Titan,Skywave,Skydrive,Raider,Yamaha Vega,Jupiter Z,Vega ZR,Jupiter ZR,Byson,Scorpio Z,Mio,Mio soul,Kawasaki Blitz,Edge,Athlete,Ninja dll

Kelemahan

     -Walaupun arus yang dikeluarkan tetap tapi CDI DC sangat sensitif terhadap konsleting karena berhubungan dengan aki juga.
     -Jika AKI sudah mulai rusak dan tak mampu mengalirkan arus yang lebih dari 11-12 volt berpengaruh terhadap kinerja CDI.
     -Jika aki rusak kemungkinan terbesar CDI pun akan rusak.
     -Walau banyak orang yang beranggapan motor dengan pengapian DC bisa hidup tanpa AKI karena masih ada Regulator maka salah besar.CDI DC membutuhkan arus full DC dari aki sedangkan Arus yang keluar dari regulator untuk pengisian tak seatus persen DC.
     -Rata-rata CDI DC dibanderol dengan harga mahal walau itu merk biasa.

Bagaimana masih kurang jelas atau sudah paham ,jika sudah paham baca juga Merubah CDI DC blitz menjadi CDI Shogun.Terima kasih telah mampir ke blog Bekasi Otomotif.

Back To Top